Pergeseran fungsi ,bentuk dan tujuan dibuatnya mainan sungguh terus bergulir dari tahun ke tahun.Zaman bergerak maka wujud mainan pun terus berubah.
Jika boleh kembali ke masa kecil saya, seingat saya mainan itu sangat primitif. Terbuat dari kayu, seperti dakon, kelereng, boneka , parcel pun bentuknya masih sangat sederhana. Bahan-bahan serta bentuknya sangat sederhana dan boleh dikatakan tak menarik. Bagi saya adalah senang karena dapat berkumpul, bersosialisasi dengan teman-teman sebaya ketika saya bermain dengan mainan itu.
Zaman telah makin maju. Produsen mainan tidak lagi menciptakan mainan sekedar untuk dijual agar laku. Tapi di suatu industri mainan anak telah melakukan riset pengembangan mainan di Play Lab Fisher Price, di Amerika Serikat.
Pengembangan sangat mengedepankan apakah mainan itu aman dibawa kemana pun, apakah mainan itu dapat mengedukasi dengan belajar bermain dengan mainan dan belajar bermain itu mempunyai dampak dan sangat penting di masa depan. Ada tiga elemen penting dalam pembuatan atau design mainan mampu membuat imajinasi, berbahasa, motorik dan kemampuan motorik. Aspek yang paling penting adalah pendidikan dan keamanan.
Sangat serius adalah keamanan dari mainan yang akan dijual sangat dikedepankan . Bahkan untuk dapat membuktikan keamanannya, maka model-model mainan itu seperti "disiksa" beragam alat. Tombol pada mainan ditarik berkali-kali bahkan berkuatan tenaga bayi dan tidak ada bagian yang lepas sehingga rawan ditelan oleh anak kecil. Unsur-unsur yang menjadi pertimbangan untuk keamanan adalah tekstur, ukuran produk tidak boleh terlalu kecil, warna.
Fungsi mainan dapat tercapai sesuai tujuannya jika peran orangtua dalam menentukan jenis mainan bagi anaknya. Orangtua Indonesia semakin melek gadget dan terdesak serta terintimidasi oleh anaknya untuk membelikan anaknya mainan gadget atau mainan yang membawa kekerasan bagi anak, seperti mainan pistol, pedang, bahkan lebih suka membelikan gadget Ipad, game dan lain-lain.
Selain pentingnya orangtua dalam memilih mainan, ada lagi tips yang penting bagi orangtua untuk ikut bermain bersama anak, tidak cukup menghadiahkan mainan lalu membiarkan anaknya asyik main sendiri.
Mari orangtua menyiapkan mainan yang dapat merangsang tumbuh kembang anak dan sediakan ruang yang aman dan waktu untuk bermain bersama anak.... Tempat dan waktu bermain adalah waktu yang menyenangkan..Selamat bermain.

mainan jaman dulu seperti dakon atau bekelan itu sebenarnya bagus sekali untuk melatih motoric anak ya mak. begitupun permainan2 yg lain seperti suda manda, lompat tali, gobak sodor. sebetulnya itu jg sangat bagus supaya anak bergerak dan bersosialisasi :) kalo jaman sekarang kan anak banyak main game. tubuh diem aja, kurang bersosialisasi juga :)
BalasHapus