Nyeri perut merupakan salah satu
keluhan yang paling banyak diderita anak dan menyebabkan orangtua membawa anak
ke dokter. Timbulnya mendadak dan
disebabkan kelainan organ, yang berlangsung kronis atau berulang lebih merupakan
suatu keadaan fungsional (psikis).
Penyebabnya:
Gangguan Non-organik,keadaan
fungsional pada anak usia 4-15 tahun. Pada nyeri perut fungsional gerakan usus
dapat meningkat atau pun melambat, sehingga tidak jarang anak mengeluh diare
atau kembung. Kelainan organ tersering adalah pada saluran cerna dan saluran
kemih. Intoleransi laktosa sering menyebabkan nyeri perut pada anak asia di atas
usia 2 tahun krn berkurangnya enzim laktasi.
Jenisnya:
Nyeri perut fungsional dapat
berupa fungctional dyspepsia, irrable bowel syndrome, functional abdominal
pain, abdominal migrain, dan aerophagia.
Functional Dispepsia: Nyeri atau tidak aman pada pert bagian atas
(di atas pusar0 Rasa tidak nyaman berupa rasa penuh,cepat kenyang,sering
sendawa,mual, atau muntah.
Irrable Bowel syndrome
(IBS).Nyeri perut atau rasa tidak nyaman berhubungan dengan pola defkasi.Gandungan organ perlu
dipikirkan, bila ditemukan nyeri pada malam hari, diare,pendarahan,deman, atau
penurunan badan.
Functional Abdominal pain:Nyeri
di sekitar pusar berlangsung terus menerus pada anak usia sekolah atau remaja,
tidak berhubungan dengan makan, defekasi, atau mensturasi.Rasa nyeri dirasakan
pada malam hari sehingga anak tidak bisa tidur. Anak yang mempunyai masalah
emosi ,sifat perfeksionis,kesulitan belajar, dan orangtua mempunyai harapan
yang terlalu besar kepada anak.Anak sering pula mengeluh sakit kemala,mual,dan
letih.
Abdominal migrain.Nyeri di dearah
garis tengah perut berlangsung beberapa jam sampai beberapa hari diselingi
periode tidak sakit selama beberap minggu hingga beberapa bulan.Disertai
keluhan lain,sakit keapla,takut terhadap cahaya, migrain,sakit kepala.
Aerophagia.Distensi perut akibat
tertelan udara berlebihan yang menyebabkan gangguan masukan minum/makan
anak.Sendawa berulangkali , sering buang angin,dan suara menerlan berulangkali
akibat rasa cemas anak.Keluhan gejala klinis akan hilang pada saat tidur.
Perlu perhatian kepada setipa
anak dengan keluhan nyeri perut.
Diambil dari
Dr. Badriul Hegar
