Loading

Slide Bar

Share

PERCAYA DIRI



Suatu ketika seorang balita, sangat cerdas, berbakat  tenis sejak kecil.  Tiba-tiba dia tak lagi mau berlatih tenis, prestasi sekolahnya pun menurun.   Sang ibu sangat gusar dan mencoba mencari apa penyebab sang buah hati menjadi demikian. Penyebabnya  hampir tak dimengerti oleh ibu tersebut .   Tanpa disadarinya dia sering memarahi dan menuntut serta memberi kritikan yang pedas  ketika hasil atau latihan tenis anak tidak baik. Bahkan ketika guru les memberikan laporan kepada ibunya bahwa sang anak mulai tidak mempunyai perhatian untuk belajar, ibu segera bereaksi untuk memarahi anak.

  Bukan kritik yang membangun yang diberikan. Tapi kritik pedas dan makian serta marah yang diberikan oleh ibu membuat anak tak punya percaya diri kepada kemampuan yang dia miliki.  Sayang bukan?

TIPS ANAK YANG SULIT MAKAN



    Beberapa keponakan saya yang memiliki balita, sering mengeluh kepada saya:  “Tante bagaimana nih Icha (anak wanitanya),  ngambek tak mau makan”.    Ceritanya berlanjut, saya sudah mengatasinya dengan berbagai cara loh, tante.  Sebagai contoh, saya telah bawa dia ke restoran yand dia sukai.  Saya suruh dia pilih menu kesukaannya.   Memang saat itu, makannya semangat sekali.    Tapi khan saya bisa bangkrut  jika tiap kali harus masuk ke restoran untuk makan siang, malam tiap hari”, imbuhnya.

            Keluhan tetangga saya,  memiliki seorang balita, lelaki,  Boy berusia 4 tahun.   Bahkan susternya sampai membawa makanan itu ke luar rumah.    Sambil memberikan makan di jalan, Boy mengelilingi kompleks dengan sepedanya.  Setelah makanan habis, barulah mereka pulang ke rumah.