Untuk membangkitkan semangat anak jika dia telah berhasil mengerjakan sesuatu, tentunya kita dapat memberikan pujian. Pujian memang lebih banyak positifnya daripada negatifnya. Namun ada beberapa hal yang harus dicermati agar pujian itu dapat berhasil mencapai tujuan dari apa yang diinginkan.
Berikut ini adalah tips bagaimana memberikan pujian yang benar kepada anak:
Spesifik:
Pujian yang efektif adalah pujian yang spesifik, contohnya ibu mengatakan : "Clara, kamu sudah menyelesaikan pekerjaan rumah berhitung secara bagus, kamu cermat, tak ada satu soal pun yang salah, dan tulisannmu rapi, padahal lumayan banyak ya tugasmu kali ini."" Ucapan ini mengreflesikan bagaimana anda telah mencermati anak anda selama mengerjakan tugasnya, dan ia layak mendapat pujian itu. Pujian bersifat umum tidak berarti biasanya diterima tanpa dampak apa pun. Contohnya: "Tini, kamu pekerja yang baik," tanpa penjelasan lebih lanjut.
Berikan alasan dan fakta:
Setelah anda mencermati sesuatu dan memberikan pujian, maka dapat dilanjutkan dengan menyampaikan alasannya. Dalam bentuk pertanyaan seperti apakah yang dipikirkannya dengan pujian itu , apakah ada kebenaran dan bagaimana dia menerimanya serta alasan dia menerimanya.
Hasil lebih dari harapan:
Memuji untuk sesuatu yang hasilnya lebih dari yang diharapkan, karena seseorang telah berhasil mencapai atau melebihi target. Jangan memberikan pujian untuk tercapainya kinerya yang memang telah diharapkan karena malah kalau demikian akan menimbulkan pertanyaan. Contoh anak terbiasa bangun tidur tepat waktu. Tak perlu memuji: "Bagus, Nak, kamu bangun pagi."
Pisahkan pujian dan kritik:
Pujian tidak bisa dicampur dengan kritik. Jika dilakukan bersamaan akan menimbulkan kecurgiaan. Relasi yang cucur dan berkembang, lebih baik ketika orang berbicara secara "lurus/langsung".
Saat ini dan di sini
Pujian diberikan persis terjadi pada saat ini dan kondisi saat ini. Bukan tujuan menjadi simpanan di masa depan. Artinya, dalam memuji kita tidak perlu mengharap sesuatu yang lebih bermanfaat akan terjadi nanti.
Layak dan pantas:
Pujian hendaknya diberikan kapan pun apabila memang seseorang pantas mendapatkannya, tidak hanya pada kondisi atau situasi yang khusus. Pujian akan menjadi tidak efektif jika diberikan secara boros ketika orang-orang senior hadir.
