Loading

Slide Bar

Share
Tampilkan postingan dengan label belajar. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label belajar. Tampilkan semua postingan

DISIPLIN BELAJAR



Sulitkah mengajarkan anak disiplin belajar.  Ada anak yang dengan mudah akan segera menurut apa yang diinginkan oleh ibunya jika si ibu minta dia belajar.  Tetapi anak yang lain, hanya bilang "ya" kenyataannya dia bermain ,nonton televisi, main gadget.

Belajar adalah tanggung kewajiban dan tanggung jawab kita sehingga ibu tak perlu lagi mengingatkan apalagi memarahi.  Untuk itu perlu kedisiplinan.

Agar kita disiplin:

  1.  Mempunyai target. Tanpa target, misalnya masuk peringkat, tentu kita tidak bersemangat saat belajar. Pasanglah target prestasi atau nilai dan miliki niat yang besar untuk meraihnya.
  2. Matikan ponsel, televisi, komputer dan berhentilah bermain game saat waktu belajar tiba. Suara televisi,game, pesan dan bunyi telepon yang masuk hanya akan membuyarkan konsentrasi belajar kita.
  3. Buatlah daftar tugas sekolah dan pr yang harus dikerjakan agar kita tahu mana yang bisa dikerjakan nanti dan yang harus dikerjakan secepatnya. Dengan daftar ini, kita bisa mengatur waktu dengan baik untuk menyelesaikan satu per satu.
  4. Jangan mencari alasaan untuk menunda mengerjakan tugas sekolah atau pr. Jika kita tunda, akan semakin banyak tugas atau pr yang menumpuk.
  5.  Jangan menganggap belajar sebagai beban atau tekanan. Kita membuat suasana belajar yang menyenangkan, misalnya dengan berpindah ruangan atau ikut dalam kelompok belajar.
  6. Jika waktu belajar satu hingga dua jam cukup dan melelahkan, kita bisa mengambil waktu istirahat sejenak. Cobalah berdiri untuk mengambil minum dan makanan, atau ngobrol sebentar dengan ayah atau ibu. Kemduian kita bisa kembali belajar.
  7. Agar disiplin belajar kita tidak menurun, sebaiknya mulai belajar pada mata pelajaran yang jadi favorit,kemudia mengerjakan pelajaran yang sulit.

MEMBANGKITKAN SELERA BELAJAR

Jika ditanyakan kepada anak apakah dia senang untuk belajar di sekolah?
Sebagian besar akan menjawab dengan absolut "tidak".

Mengapa anak tidak menyukai belajar di sekolah?
Ada banyak hal mengapa anak tak suka belajar:

  • Pelajaran membosankan.

  • Guru tidak dapat memberikan penjelasan atau bimbingan

  • Mata pelajaran atau materi  hanya bersifat teori saja

  • Tak ada kaitan teori dengan dunia nyata.

  • Tak memiliki tujuan atau motivasi belajar.

  • Tak ada suasana belajar yang menyenangkan.

  • Tak ada appresiasi baik dari guru maupun orangtua jika anak dapat melalui proses belajar dengan baik.
Begitu banyak alasan mengapa anak tak mau belajar. Tetapi seringkali orangtua tak punya memahami alasan
yang diberikan anaknya.  Pemahaman dan pengertian orangtua tentang belajar itu adalah keharusan.  Keharusan karena hanya dengan belajar , masa depan anak akan jelas, sukses, berhasil.


Terjebak dengan pemahaman dengan berhasil atau sukses belajar akan menjadi sukses di masa depan.

Namun sebaliknya, bila anak memiliki selera belajar yang tinggi maka banyak benefit yang akan ia dan orangtua dapatkan.
Bagi orangtua diantaranya :
  •  Merasa lebih bahagia melihat buah hatinya berprestasi
  •  Merasa lega karena mampu dengan baik memerankan peran sebagai orangtua yang ideal buat anak  anaknya
  •  Merasa tenang karena melihat sikap dan prilaku anak yang positif
  •  Merasa lebih nyaman karena terjalin relasi yang harmonis dengan anak – anak
  •   Merasa lebih aman karena memiliki pondasi keluarga yang kokoh ( jauh dari konflik )

Bagi anak, benefitnya adalah :
  •  Mereka mempunyai kesempatan yang luas untuk mengembangkan passionnya ( minat + bakat )
  •  Mereka merasa berharga sebagai manusia karena dipahami atas keinginan / harapan masadepannya
  •  Mereka merasa ” eksis “, karena memiliki otoritas atas dirinya, atas jalan hidupnya
  •  Mereka merasa aman dan nyaman untuk berkreasi pada passionnya, sehingga berkesempatan mencapai puncak kesuksesan dirinya
  • Mereka lebih kuat dan tahan terhadap tantangan, seberat apapun…karena yang mereka perjuangkan adalah pilihan hidupnya. Jadi tidak ada perasaan terpaksa melakukannya ( tidak seperti kalau hal itu adalah pilihan orangtua )
Cara meningkatkan selera belajar anak adalah:
  •  Melatih anak untuk menemukan min. 10 hal yang menarik dari setiap mata pelajaran
  •  Melatih dan berdiskusi dengan anak, apa tujuan dan manfaat belajar dari setiap matapelajaran bila  dikaitkan dengan kehidupan sehari – hari
  •  Menyediakan suasana belajar yang kondusif / playfulness / bebas dari tekanan
  •  Membantu anak untuk belajar menganalisa, “ Apa sebab / latarbelakang mereka tidak selera belajar ? Apakah masalahnya berkaitan dengan strategi belajar atau emosi ? “
  • Memfasilitasi anak mengatasi masalahnya. Bila masalahnya strategi maka carikan profesional yang  expert dalam hal strategi belajar ( mis. success coach ), bila masalahnya emosi maka carikan profesional yang expert  dalam hal emosi ( mis. hipnoterapist )