Loading

Slide Bar

Share
Tampilkan postingan dengan label gadget. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label gadget. Tampilkan semua postingan

Aturan Pakai Gadget di Rumah


Psikolog Anna Surti Ariani berbagi tip berikut bagi orang tua yang mendampingi anak-anak menggunakan gadget di rumah.

- Batasi pemakaian gadget di rumah! Aturan jam pemakaian adalah sebagai berikut:
  Anak-anak usia 2 – 5 tahun: 1 jam per hari
  Anak-anak usia lebih dari 6 tahun: maksimal 2 jam per hari

-Waspadai konten aplikasi atau situs yang dikunjungi. Cek rating aplikasi atau situs tersebut.

-Pastikan anak menggunakan gadget di tempat umum atau terbuka. Misalnya: ruang tamu atau ruang kerja.    Tidak disarankan menggunakan gadget di kamar tidur.

-Pastikan anti virus pada gadget selalu terkini.

-Ajari anak untuk menutup iklan pop-up atau promosi yang muncul secara mendadak di situs.


Apa yang penting?
-Bukan gadget-nya, tetapi pengetahuan tentang aplikasi!

-Lakukan eksplorasi berbagai aplikasi yang tepat usia dan tepat konten untuk anak.

-Bagi guru, pahami aplikasi yang tepat untuk digunakan di kelas, sesuai dengan materi yang akan diberikan.

-Disarankan untuk menggunakan tablet karena ukuran layar yang cukup besar, serta mudah dibawa.


Sumber: Parenting Indonesia

Stop Kecanduan Gadget!




Gadget cerdas Anda memang dapat menghubungkan Anda dengan teman-teman lama, berinteraksi dengan orang baru, bahkan dapat menemukan hubungan dengan kelompok yang lebih besar.

Meski begitu, gadget tak dapat menggantikan interaksi Anda dengan manusia riil yang ada di dekat Anda, terutama pasangan. Sebuah survei di Inggris yang dilakukan baru-baru ini menemukan bukti bahwa gadget ternyata dapat menjadi penghalang Anda untuk melakukan hubungan intim dengan pasangan.

Penelitian yang disponsori oleh salah satu produk kontrasepsi ini menemukan 40 persen responden yang mengaku telah mengesampingkan seks hanya demi panggilan telepon, mengirim pesan, atau sekadar browsing melalui gadget-nya. Bahkan, beberapa responden mengaku bahwa kadang mereka memilih melakukan quickie atau bercinta kilat agar bisa segera membalas pesan yang menumpuk pada gadget mereka.

Menanggapi hasil survei ini, Dr. Mark McCormack, peneliti yang melakukan wawancara mendalam dengan para responden, menyarankan agar para pasangan sebaiknya tidak membawa ponsel, laptop, ataupun tablet ke dalam kamar tidur. Chemistry  atau hubungan emosional yang sesungguhnya datang dari sebuah keintiman.

Memang, sih, kita semua membutuhkan yang namanya teknologi, tapi, bukan berarti harus mengorbankan waktu intim bersama pasangan, kan?

Sumber referensi:

"Parenting Indonesia"