Diambil dari Dono Baswardono:
Mulailah pagi dengan
berpelukan dengan pasangan. Sapalah ia dengan senyum. Tanyakan apakah
semalam ia tidur nyenyak. Luangkan waktu 5-10 menit mengobrol hal-hal ringan.
Kesibukan dan kerepotan pagi hari? Ah itu takkan menjadi lebih berat
hanya dengan Anda berdua mengobrol sepuluh menit. Malah akan terasa
ringan dan membahagiakan sepanjang hari jika Anda mengawali hari dengan
saling memberi dukungan emosional.
Sebaliknya, jika Anda
langsung sibuk begitu bangun tidur, pekerjaan rasanya tidak ada
habis-habisnya sementara energi mental terasa cepat terkuras. Dan ini,
bakal terjadi sampai 5, 10, 20, bahkan 40 tahun mendatang. Maukah waktu
perkawinan dan keluarga Anda lebih banyak dihabiskan untuk membereskan
pekerjaan yang tak kunjung usai?
Sebaliknya, dengan saling
mengasihi, saling peduli, hubungan Anda berdua akan menjadi pondasi
positif bagi hubungan Anda pribadi dengan anak maupun hubungan orangtua
dengan anak. Bagaimana mungkin Anda meminta anak-anak saling sayang
dengan saudaranya jika Anda dan suami/istri seperti musuh?
Dengan sepuluh menit yang menyenangkan di pagi hari, tugas-tugas Anda di
kantor akan terasa lebih mudah. Dengan sepuluh menit yang nyaman di
pagi hari, tugas-tugas rumah tangga terasa lebih ringan. (Bahkan besar
kemungkinan, "dia" yang selama ini tak bersedia membantu, pelan-pelan
akan mulai bersedi bekerjasama.)
