Loading

Slide Bar

Share

Peran Keterlibatan Ayah pada Anak

Diambil dari buku aslinya "The Difference a Dad Makes", MInistry of Social and Family Development


Bagian I:

Pengaruh positif atau keterlibatan seorang ayah dalam kehidupan seorang anak sering dipandang mata. Sama halnya, kita pun tahu bahwa seberapa ayah bisa berpengaruh buruk pada anak dan hal itu sering disepelekan.

Padahal pada akhirnya, pengaruh seorang ayah terhadap anak-anaknya itu sungguh nyata, substansial dan berpengaruh dalam jangka panjang.  Sama halnya ibu, ayah juga sangat berpengaruh.

Manfaat keterlibatan seorang ayah dalam kehidupan anaknya telah dikuatkan dalam sebuah penelitian ilmiah.  Banyak ayah, baik itu sebagai orangtua, berjuang melakukan yang terbaik di tengah situasi sulit.  Beberapa tips agar pengalaman dari beberapa keluarga, menjadikan seorang ayah sebagai teman,sahabat dan bahkan hero bagi anaknya.

Apa yang dimaksud dengan keterlibatan ayah?

1. Hubungan, termasuk interaksi langsung seorang ayah dengan anaknya lewat memberi perhatian dan melakukan kegiatan bersama.

2.Aksebilitas,terkait dengan tersedianya ayah untuk berinteraksi ,apa benar atau tidak interaksi langsung sungguh terjadi; dan

3.Tanggung jawab, yakni peran seorang ayah memenuhi kebutuhan anak akan perlindungan dan pengasuhan.

Dalam setiap kategori tersebut, penelitian fokus pada pemisahan antara jumlah dan kualitas keterlibatan ayah, dan untuk mengukur keterlibatan mutlak seorang ayah sama halnya dengan indikator relatif dalam hubungan dengan seorang ibu.

Memposisikan Para Ayah dalam Kehidupan Keluarga Selalu Berubah:

Kehidupan keluarga telah berubah secara signifikan dalam tiga dasawarsa terakhir. Saat ini,beragam bentuk keluarga telah menggantikan skenario tradisional yang melibatkan ayah sebagai pencari nafkah dan ibu yang berdiam di rumah. Sementara itu, keterlibatan ayah terus tertinggal di belakang para ibu.  Parenting oleh ayah dalam rumah tangga lengkap telah berkembang secara pesat, baik dalam pengertian absolut atau dalam hubungan dengan para ibu.

  • Sebuah penelitian di AMerika Serikat dari keluarga lengkap,ditemuka bahwa pada tahun 1960an sampai 1980an,para ibu berinteraksi 3 kali lebih banyak ketimbang para ayah dengan anak-anaknya, dan 2 kali lebih tersedia ketimbang para ayah bagi anak-anaknya.
  • Sepanjang pertengahan 1980an sampai 1990an, para ibu berinteraksi 2,5 lebih banyak ketimbang ayah dan 1,5 kali lebih banyak waktunya ketimbang para ayah.
  • Pada akhir tahun 1990an para ibu lebih tersedia bagi anak-anaknya 1,3 kali lebih banyak ketimbang para ayah, berinteraksi pada hari biasa 1,5 kali lebih banyak, tapi 1,25 lebih tersedia pada akhir pekan.
  • Perbandingan waktu para ibu dengan anak-anaknya antara 1965-1998 ditemukan cenderung konstan, ini menunjukkan peningkatan keterlibatan para ayah sebagai alasan utama mempersempit gap antara keterlibatan para ibu dibandingkan para ayah.
  • Peran ayah tradisional masih tampak bertahan dalam rumah tangga dan dalam tipe hubungan yang dimiliki sebagian besar anak-anak dengan ayah mereka. Penelitian di Amerika Serikat , rumah tangga yang lengkap menunjukkan bahwa porsi terbesar dari waktu hubungan langsung antara para ayah dan anak ialah saat bermain, aktivitas waktu senggang, termasuk olahraga dan kegiatan di luar ruangan, game elektronik,televisi, aneka hobi lainnya.
  • Para ayah paling sedikit meluangkan porsi waktunya untuk pendidikan dan kegiatan yang ada kaitannya dengan prestasi misalnya membantu mengerjakan pekerjaan rumah dan membacakan buku untuk mereka
  • Kesempatan untuk ikatan ayah-anak dan intimasi juga tampak berkurang seiring anak berkembang lebih dewasa.
  • Total waktu absolut yang dihabiskan oleh seorang ayah dengan anaknya berkurang seiring usia anak bertambah, begitu pula dengan tipe aktivitas hubungan juga berubah. Contohnya, waktu yang dihabiskan dalam permainan aktif seperti kegiatan di luar ruangan dan olahraga berkurang ketika anak bertumbh dewasa, sedangkan waktu yang dihabiskan untuk aktivitas pasif seperti menonton televiis dan video bertambah.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...