Begitu bertemu dengannya, saya kaget karena saya tak pernah sebelumnya bertemu dengannya sejak bayi. Yang pertama dilakukannya adalah dia sudah dapat makan siang sendiri.
Memang sayang,saya tak menyediakan kursi untuk anak, oleh karena itu dia kerepotan untuk duduk kursi dewasa pada waktu makan.
Ternyata dia sudah sangat trampil untuk makan sendiri.
Selesai makan, dia saya ajak ke atas untuk main clay. Saya keluarkan semua clay bekas kepunyaan anak. Dengan mudahnya dia ikuti apa yang diajarkan oleh ibunya. Melihat gambarnya langsung dia mencoba sendiri. KEtika ditanya, bentuk apa yang dibuatnya. O itu gambar ulat.
Setelah bosan, dia melihat Disney Junior, sambil melihat TV, rupanya dia sudah memperhatikan bagaimana caranya mengganti channel TV. Dia bisa lakukan sendiri. Lalu, dia bilang kepada saya, oma, saya juga punya HP, saya mau lihat Disney Junior di TV saya yang ada di HP.
Buset anak sekecil ini sudah tau kalau Disney Junior dapat diakes via HP karena HP nya ada internetnya.
Belum lagi kekejutan saya selesai, dia minta ipad nya dikeluarkan dari mobil.
Oma pengin tahu dech apa yang dikerjakan dengan Ipad ini. Lalu ditunjukkannya semua game yang pernah dia akses.
Selesai itu, dia ambil lagi hp nya. Dia bilang, aku mau lihatkan kepada oma, aku bisa telp papah pakai hp ini. Saya bertanya kepada mamahnya. Loh khan dia belum sekolah dan belum bisa baca, gimana tahu nomer hp papahnya. O...dia ambil foto papahnya di whatsApp, lalu dia pencet gambar itu dan dia akan bilang halo kepada papahnya atau pencet seolah dia menuliskan kepada papahnya.
Di rumahnya, sering dia pura-pura menulis dengan mouse dan pointer yang sudah sangat mudah dilakukannya.
Wow, saya makin bingung lagi melihat anak era digital.......

Tidak ada komentar:
Posting Komentar