Saat
membaca artikel Kompas berjudul “Guru
Yang Menginspirasi Siswa Cinta Penelitian”, saya sedikit pesimistis. Dari mana dananya, spiritnya, ada apa dibelakang motivasinya untuk
menginspirasi siswa agar cinta penelitian.
Riset
atau penelitian begitu pentingnya bagi Rudy Prakanto, Guru yang berlatar
belakang pendidikan Biologi. Riset atau
penelitian dapat mengantar para siswanya yang berprestasi hingga ke tingkat
internasional.
Riset
atau penelitian bukan hanya mengangkat anak ke dunia international dalam
akademiknya, tapi juga berinovasi, berkreasi serta membangun karakter juang
yang tak pernah putus asa.
Alasan
utama dari siswa yang mau mengadakan riset adalah teladan dari diri Rudy
Prakanto. Dia memberikan contoh dirinya sendiri. Bukan hanya mendorong siswa,
tapi membuktikan bahwa penelitian Rudy
telah meneliti metode pendidikan untuk mengembangkan pembelajaran yang bermakna
bagi siswa.
Tak
ada siswa yang bodoh. Jika mau belajar pasti bisa, walaupun anak yang tak
pintar harus jatuh bangun membangun dirinya.
Jaringan
yang dibuatnya memberikan kesempatan kepada guru-guru agar mengembangkan diri dalam penelitian dan
menjadi inspirasi bagi siswa agar cinta penelitian.
Metode
bimbingan dengan pendekatan tematik. Dia ajak siswa melihat problem yang sedang
terjadi di masyarakat. Sebagai contoh kelangkaan minyak tanah. Siswa diminta
untuk memechakan energi alternatifi. Siswa menulis mahoni. Tulisan itu menjadi karya ilmiha dan
menjadi juara nasional dan internasional.
Untuk
siswa yang putus asa karena gagal mencapai cita-cita, diajarkan tentang
realitas hidup. Dan kalah atau menang itu adalah nyata dalam hidup yang harus
dihadapi dengan ketegaran.
Membiarkan
anak menjadi kreatif sehingga mampu memecahkan masalah. Kunci utama
keberhasilan pendidikan adalah menerapkan proses pembelajaran yang melayani
siswa untuk mengembangkan potensi dirinya.
Guru
kreatif untuk menciptakan pembelajaran terarah, terstruktur, dan menyenangkan.
Ach, jika semua guru di Indonesia, maka terjadilah murid-murid atau siswa yang
kreatif dan mampu membangun negara ini
dari carut marutnya dunia pendidikan.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar